Laporan
Praktikum Biologi
“Keanekaragaman
Hayati”
Gambar Keanekaragaman Hayati
Tujuan
praktikum :
1.
Mengidentifikasi
keanekaragaman gen dan jenis makhluk hidup dari hasil pengamatan
lingkungan.
2.
Membandingkan ciri keanekaragaman hayati pada tingkat
gen, jenis, dan ekosistem.
3.
Melakukan
pengamatan atau pengambilan data secara benar.
4.
Merumuskan
konsep keseragaman makhluk hidup dari hasil pengamatan.
5.
Membuat
tulisan atau laporan berdasar aturan penulisan ilmiah yang benar.
6.
Memuat
tulisan dalam blog kelompok.
7.
Menunjukkan
kerjasama team
8.
Menunjukkan
sikap saling menolong
Dasar teori (http://id.wikipedia.org/wiki/Keanekaragaman_hayati)
:
Keanekaragaman
hayati atau biodiversitas (Bahasa Inggris: biodiversity) adalah suatu istilah
pembahasan yang mencakup semua bentuk kehidupan, yang secara ilmiah dapat
dikelompokkan menurut skala organisasi biologisnya, yaitu mencakup gen, spesies
tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme serta ekosistem dan proses-proses ekologi
dimana bentuk kehidupan ini merupakan bagiannya. Dapat juga diartikan sebagai
kondisi keanekaragaman bentuk kehidupan dalam ekosistem atau bioma tertentu.
Keanekaragaman hayati seringkali digunakan sebagai ukuran kesehatan sistem biologis.
Keanekaragaman
hayati tidak terdistribusi secara merata di bumi; wilayah tropis memiliki
keanekaragaman hayati yang lebih kaya, dan jumlah keanekaragaman hayati terus
menurun jika semakin jauh dari ekuator.
Keanekaragaman
hayati yang ditemukan di bumi adalah hasil dari miliaran tahun proses evolusi.
Asal muasal kehidupan belum diketahui secara pasti dalam sains. Hingga sekitar
600 juta tahun yang lalu, kehidupan di bumi hanya berupa archaea, bakteri,
protozoa, dan organisme uniseluler lainnya sebelum organisme multiseluler
muncul dan menyebabkan ledakan keanekaragaman hayati yang begitu cepat, namun
secara periodik dan eventual juga terjadi kepunahan secara besar-besaran akibat
aktivitas bumi, iklim, dan luar angkasa.
Jenis
keanekaragaman hayati
·
Keanekaragaman genetik atau gen (genetic diversity);adalah ke anekaragaman
individu dalam satu jenis makhluk hidup, di tandai dengan perubahan fisik suatu
makhluk hidup yang tidak terlalu dominan.
·
Keanekaragaman spesies (species diversity); Variasi yang terdapat pada makhluk
hidup antar jenis (antar spesies) genusnya atau marganya berbeda.
Keaneraragaman organisme hidup di bumi (diperkirakan berjumlah 5 - 50 juta),
hanya 1,4 juta yang baru dipelajari.
·
Keanekaragaman ekosistem (ecosystem diversity); Keanekaragaman habitat
,komunitas biotik dan proses ekologi di biosfer atau dunia lautdan dapat
mempengaruhi sistem kehidupan di dalamnya contoh: seleksi alam.
Alat dan bahan :
1.
Alat
a. Pisau/ silet
b. Penggaris
c. Lup
2.
Bahan
a.
Macam- macam buah jeruk ( jeruk nipis, jeruk baby, jeruk
buah.
b. Macam-
macam biji kacang panjang dari berbagai varietas.
c. Macam-
macam biji kacang- kacangan ( Leguminoceae ), meliputi
biji kacang hijau, biji kacang tanah, biji kacang merah dan
biji kacang- kacang yang lain.
e.
Gambar atau foto 3 macam ekosistem dari internet.
Cara kerja :
1.
Amati dan identifikasi macam – macam variasi buah dan biji berdasarkan sifat atau
ciri – ciri yang dapat diamati, variasi ukuran, variasi tekstur permukaan
specimen dengan menggunakan indra atau alat bantu yang sesuai.
2. Identifikasi persamaan dan perbedaan ciri/ sifat pada specimen tersebut.
3. Catatlah persamaan dan perbedaan ciri/ sifat ke dalam tabel pengamatan
4. Amati keseragaman ciri/ sifat yang ada pada berbagai specimen
5. Perhatikan dan identifikasi gambar atau foto ekosistem yang kamu cari dari internet. Tulis aspek – aspek yang penting dari pengamatan tersebut ke dalam tabel.
2. Identifikasi persamaan dan perbedaan ciri/ sifat pada specimen tersebut.
3. Catatlah persamaan dan perbedaan ciri/ sifat ke dalam tabel pengamatan
4. Amati keseragaman ciri/ sifat yang ada pada berbagai specimen
5. Perhatikan dan identifikasi gambar atau foto ekosistem yang kamu cari dari internet. Tulis aspek – aspek yang penting dari pengamatan tersebut ke dalam tabel.
Hasil Pengamatan :
Tabel 1.1. Tabel hasil
Pengamatan
PENGAMATAN
|
||||||
BAHAN
|
Warna
|
Aroma
|
Bentuk buah
|
Ukuran lingkar buah
|
Tekstur kulit buah
|
|
Buah jeruk
|
1
|
Hijau
|
Masam
|
Bola
|
14 cm
|
Rata/mulus
|
2
|
Hijau kuning
|
Masam
|
Bola
|
21 cm
|
Tidak rata
|
|
3
|
Oranye
|
Manis
|
Bola
|
17 cm
|
Tidak rata
|
|
Biji kacang berbagai jenis
|
1
|
Hijau
|
Tak berbau
|
Lonjong
|
1 cm
|
Agak rata
|
2
|
Coklat muda
|
Tak berbau
|
Kerucut sembarang
|
2,5 cm
|
Mulus
|
|
3
|
Merah coklat
|
Tak berbau
|
Lonjong
|
2,8 cm
|
Mulus
|
|
Biji kacang panjang dalam berbagai varietas
|
1
|
Hitam
|
Tak berbau
|
Lonjong
|
2,2 cm
|
Tidak rata
|
2
|
Coklat putih
|
Tak berbau
|
Lonjong
|
2,1 cm
|
Mulus tidak rata
|
|
3
|
Merah tua
|
Tak berbau
|
Lonjong
|
2 cm
|
Mulus tidak rata
|
|
Keterangan Tabel:
Jeruk 1 :
Jeruk nipis
Jeruk 2 :
Jeruk baby
Jeruk 3 :
Jeruk buah
Biji
1 : Biji Kacang hijau
Biji 2
: Biji Kacang tanah
Biji
3 : Biji Kacang panjang
Biji kacang panjang varietas 1(Celebes)
Biji kacang panjang varietas 2(Citra)
Biji kacang panjang varietas
3(Gemilang)

Ekosistem 1 : Ekosistem Tundra
Ekosistem 2 : Ekosistem hutan hujan
tropis
Ekosistem 3 : Ekosistem gurun
Tabel 1.2. Tabel hasil Pengamatan
Jenis ekosistem
|
Jenis hewan
|
Jenis tumbuhan
|
Berada di ketinggian/di daerah apa?
|
Berapa musim?
|
Ekosistem tundra
|
-Beruang kutub
-Muskox
|
-Lumut kerak
-Rumput alang - alang
|
Lingkar kutub utara dan selatan artik, greenland kutub
utara
Antartika kutub selatan
|
1.Musim dingin yang panjang dan gelap
2.Musim panas yang panjang dan terang
|
Ekosistem hutan hujan tropis
|
-Kera
-Burung
-Badak
-Harimau
|
-Rotan
-Anggrek
|
Dataran rendah ketinggian 1200 m dpl
0 – 10 derajat ke utara dan ke selatan garis khatulistiwa
Asia, Australia, Afrika, Amerika Selatan
|
Musim kemarau 4 – 6 bulan
|
Ekosistem padang pasir
|
-Unta
-Kadal
-Ular
|
-Kaktus
|
20 – 30 derajat lintang utara dan selatan
Daerah tropika yang berbatasan dengan bioma padang rumput
|
Musim panas : sinar matahari terik, penguapan tinggi, suhu
40 derajat C pada siang hari
|
Pembahasan :
Ciri – ciri dari setiap tumbuhan dan ekosistem
yang telah diuji coba yaitu Jeruk nipis yang memiliki ciri diameter buahnya
antara 3 – 6 cm, Jeruk baby memiliki cirri buahnya berwarna hijau kekuningan;
dan jeruk buah memiliki cirri buah itu rasanya manis. Dari kacang-kacangan yang
sudah diuji yaitu Biji kacang hijau memiliki cirri bijinya yang berwarna hijau,
Biji kacang tanah memiliki cirri bijinya yang berbentuk kerucut sembarang; dan
Biji kacang panjang yang memiliki cirri biji yang brrwarna merah coklat. Lalu
cirri-ciri biji-bijian varietas ialah Biji kacang panjang varietas 1 memiliki
cirri bijinya ,berwarna hitam, sedangkan Biji kacang panjang varietas 2
memiliki ciri bijinya warna coklat putih,; dan juga Biji kacang panjang
varietas 3 yang warna bijinya merah tua. Setiap ekosistem yang diuji juga
memiliki cirri yang berbeda diantaranya Ekosistem tundra yang hampir semua
wilayah tertutup salju/es, lain lagi dengan Ekosistem hutan hujan tropis yang
memiliki keanekaragaman spesies hewan dan tumbuhan sangat tinggi dan mendapat
hujan sepanjang tahun; apalagi Ekosistem padang pasir yang iklimnya gersang dan
curah hujan rendah.
Perbedaan jeruk nipis, jeruk baby, dan
jeruk buah termasuk dalam keanekaragaman jenis(spesies). Dan pada
perbedaan kacang hijau, kacang panjang, dan kacang tanah juga termasuk
dalam keanekaragaman jenis(spesies).
Meskipun ciri-ciri dari setiap
tumbuhan dan ekosistem sangatlah berbeda, tapi ada persamaan dan atau perbedaan
dari tumbuhan dan atau ekosistem di atas. Diantaranya persamaan yang dimiliki
oleh ketiga buah jeruk yaitu ketiganya sama – sama berbentuk bola. Lalu
persamaan dari kacang hijau, kacang tanah, dan kacang panjang yaitu ketiganya
sama – sama tak berbau / beraroma. Sedangkan persamaan yang dimiliki kacang
panjang 3 varietas (celebes, citra, gemilang) yaitu ketiganya sama – sama tak
berbau dan sama – sama berbentuk lonjong. Perbedaan yang dimiliki kacang
panjang 3 varietas (celebes, citra, gemilang) yaitu adanya perbedaan pada
warna. Celebes berwarna hitam, citra berwarna coklat putih, dan gemilang
berwarna merah tua, dan persamaan yang ada pada ekosistem tundra, hutan hujan
tropis, dan gurun yaitu pada ketiga ekosistem sama – sama terdapat musim panas
/ musim kemarau sedangkan perbedaannya pada ekosistem tersebut yaitu terletak
pada letak ekosistem tersebut dan habitat yang ada pada ekosistem tersebut
Bioma tundra merupakan bioma yang terdapat di daerah lingkar kutub utara dan selatan. Pada bioma ini tidak terdapat pepohonan yang dapat tumbuh, yang ada hanya tumbuhan kecil sejenis rumput dan lumut. Bioma ini terdapat di sekitar lingkar Artik, Greenland di wilayah kutub utara. Di wilayah kutub selatan terdapat di Antartika. Jenis-jenis vegetasi yang dapat hidup di bioma tundra misalnya lumut kerak, rumput teki, tumbuhan terna, dan semak-semak pendek.
Ciri-cirinya yaitu Pada daerah yang berawa jenis vegetasi yang ada misalnya rumput teki, rumput kapas dan gundukan gambut (hillock tundra).Di cekungan yang basah seperti di Greenland terdapat semak salik dan bentula.Di tempat yang agak kering ditumbuhi lumut, teki-tekian, ericeceae, dan beberapa tumbuhan yang berdaun agak lebar.Di lereng-lereng batu terdapat kerak, lumut dan alga.
Bioma Gurun merupakan bioma yang di dominasi oleh batu/pasir dengan tumbuhan sangat jarang. Bioma ini paling luas terpust di sekitar 20 derajat LU, mulai dari Pantai Atlantik di Afrika hingga ke Asia Tengah. Sepanjang daerah itu terdapat kompleks gurun Sahara, gurun Arab dan gurun Gobi dengan luas mencapai 10 juta km persegi.
Bioma gurun memiliki ciri-ciri sebagai berikut Curah hujan sangat rendah, <250 mm/tahun dengan intensitas panas matahari sangat tinggi, Tingkat penguapan (evaporasi) lebih tinggi dari curah hujan, Air tanah cenderung asin karena larutan garam dalam tanah tidak cenderung berpindah baik karena pencucian oleh air maupun drainase, Tumbuhan yang hidup di daerah gurun umumnya tumbuhan yang mempunyai daun yang kecil seperti duri dan berakar panjang, Daun yang kecil berfungsi untuk mengurangi penguapan, Akar panjang berfungsi untuk mengambil air dari tempat yang dalam dan kemudian disimpan dalam jaringan spons.
Hutan hujan tropika atau sering juga ditulis sebagai hutan hujan tropis adalah bioma berupa hutan yang selalu basah atau lembap, yang dapat ditemui di wilayah sekitar khatulistiwa; yakni kurang lebih pada lintang 0°–10° ke utara dan ke selatan garis khatulistiwa. Hutan-hutan ini didapati di Asia, Australia, Afrika, Amerika Selatan, Amerika Tengah, Meksiko dan Kepulauan Pasifik.Dalam peristilahan bahasa Inggris, formasi hutan ini dikenal sebagai lowland equatorial evergreen rainforest, tropical lowland evergreen rainforest, atau secara ringkas disebut tropical rainforest.
Kesimpulan :
Setiap makhluk hidup di dunia ini
memiliki ciri dan karakteristik yang sangat beranekaragam sesuai ekosistem
tempat tinggalnya ,
Daftar Pustaka :
Kelompok :
Hizkia Kevin Kurnianto U. /8
Samuel Adi
Kusumo
/18
Belva Jehian
Hananto
/2
Elrangga Sadewa Nugroho /7
Melisa
Vicilia
/14
X- ABRAHAM









Tidak ada komentar:
Posting Komentar